Senin, 24 Maret 2014
Antara Aku dan Ibu
Pada suatu sore yang gerimis... berbaring
diatas sebuah dipan kayu menghadap dinding kamar ..
“ibu..” panggilku pada wanita paruh baya yg berbaring disampingku
“Ibu, anakmu ini bandel sekali ya..”
“ho oh, keras kepala dan susah dibilangin”
“merepotkan sekali ya bu”
“Ibu paling sebel kalo udah mulai kambuh diemnya, mengurung
diri di kamar seharian ga mau keluar, ga mau ngomong, ga mau makan, ga mau
jawab sms ibu... ibu bingung, nggak ngerti anak ibu yang cantik ini kenapa?”
“tapi kalo pas lagi cemberut cantiknya ilang” lanjutnya
Tersenyum
Teringat beberapa waktu yang lalu, tidak sengaja baca sms di
handpone ibu yang ditujukan ke temannya yang isinya “mbak aku seneng,
bidadariku udah turun dari kamarnya, udah tersenyum lagi, sudah goreng tempe di
dapur, sudah mau makan”
Saat itu hanya tersenyum geli sambil mengerutkan hidungku
“ibu...”
“maaf ya bu...”
“iya.. tapi yg penting rada dikurangin dikit kebiasaan
buruknya, nanti jadi kebiasaan kasihan kan pangerannya nanti lama- lama jadi
bete, trus kabur kalo direwelin terus..”
“ah ibu, pangeran yang manaa sih?”
“ ya pangeran baik hati yang tulus sayang sama anak ibu”
...............Diam..............
“Ibu...”
“kalau nanti pangerannya
adek nggak ganteng nggak papa bu?”
“nggak papa yang penting ganteng hatinya”
“kalo nggak kaya?”
“nggak papa, yang penting kaya hatinya”
“kalau nanti anak ibu ini dibawa pergi jauh, ibu nggak
sedih?”
“yg penting hati anak ibu nggak jauh”
Berbalik dan peluk ibu...
‘sayaang.. di dunia ini nggak ada manusia yg sempurna, pasti
ada kurangnya... anak ibu ini juga nggak sempurna, orang masih suka kolokan
gini...bagi ibu, yang penting anak ibu bahagia, ibu juga pasti bahagia..”
“Ibu...”
"nanti kalo anak ibu ini dipanggil duluan, ibu jangan sedih ya.."
"eh, ngomong apa sih...jangan ngomong kayak gitu ah, ibu nggak suka"
"ibu.."
"kalo nanti adek dipanggil duluan, adek nggak mau dikubur di sini bu, adek pengen dikubur disamping mbah raka dan mbah rayi..adek nggak mau sendirian"
"orang kalo meninggal ya pasti sendirian, udah ah jangan ngomongin itu.."
"ibu..."
"nanti ibu jangan sedih ya... kenang adek yang baik-baik aja ya bu... doain adek biar masuk surga..."
"hari ini anak ibu kenapa sih? ngomongnya ngelantur kemana-mana.. ibu nggak suka ah.."
"Ibu.."
"kalo ngomong yg aneh-aneh lagi ibu nggak mau denger.."
"adek sayang ibu, jangan tinggalin adek ya bu, adek takut..."
:(
"ibu juga sayaaang banget, ibu nggak akan ninggalin anak ibu, sebelum anak ibu yang kolokan ini ada yang ngurus.." peluk ibu erat, sambil mengelus rambutku..
"adek sayang ibu.."
"iya ibu tau.."
Langganan:
Komentar (Atom)
